Terserah orang mau bilang apa sekarang. Gw udah berusaha untuk mengendalikan pemikiran gw. gw gak bisa berbuat apa2. Ini mungkin jalan gw. Jalan yg gw ambil ini mungkin gak semua orang berani u/ ngambil.
Pemikiran berarti buah pikiran yang muncul sebagai hasil dari pergulatan emosi yang mungkin gak karuan. Kadang ada pertentangan dalam hati yang gak tersampaikan. kadang pemikiran gw didapat dari perdebatan hebat dengan beberapa teman (walaupun gw sebenarnya gak suka debat). Kadang pemikiran gw muncul tiba-tiba, seperti dapet ilham gitu (eh.,,,nama gw tuh). Kadang ada aja yang menginspirasi gw.
Nah yg mau gw bahas disini adalah dualisme cara berfikir gw tentang suatu perkumpulan, organisasi, kelompok atau apapun namanya yang mendeskripsikan tempat atawe wadah untuk berkumpilnya orang untuk tujuan tertentu.
Katakanlah disini gw bilang “clan”. (keren kan??)
Beberapa clan yg gw lihat, ekplorasi dan telusuri infonya ternyata memunculkan rasa penasaran gw akan kelemahan dan kekuatan clan tersebut secara “individu”. Sebuah Clan yang berorientasi pada sesuatu yang abstrak maupun tidak. Sebuah Clan yang berorientasi pada garis waktu masa lalu dan masa kini. Kadang Clan ini berorientasi untuk tidak memiliki orientasi. HAH !!! bingung gak luh?? (gak ya?? waduh …)
Begini cuy… Menurut gw apapun tujuan Clan itu didirikan, secara umum dia memiliki tiga komponen dasar. Pertama Konsep, Kedua visi misi, Ketiga Pembangunan sumberdaya masusianya. Okelah gw akan bahas singkat, pasti gak mau bosen kan baca artikel dari gw ini … ? Nah, Klo yang pertama dan kedua lu bisa samakan, karena memang garis besarnya begitu. Intinya Konsep dengan visi misi itu erat hubungannya. Mereka berkaitan satu sama lain dan gw yakin lu mungkin dah ngerti. Komponen yang ketiga adalah pembangunan SDM. Here we Go …
Maksud gw apasih?
Sebuah Clan pasti memiliki ketua dan anggota yang minimal satu orang, jd totalnya ada dua tuh. Nah ini dibagi dua lagi, bukan orangnya yaaa…. Pertama pembangunan SDM berdasarkan kuantitas, yang kedua berdasarkan kualitas. Nah untuk yang kuantitas, ini hanya fokus hanya pada pengembangan jumlah massanya aja. Bwt yang kualitas, ini mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimiliki manusia2 didalamnya.
Kelebihan yang pertama ini mereka memiliki orang-orang yang dengan jumlah massa besar, bahkan lebih dari yang diperkirakan sebelumnya. Mereka bisa jadi bergerak dengan gesit untuk perekrutan yang mungkin hanya untuk menunjukkan ke golongan yang lain bahwa mereka ini punya kekuatan besar. Bisa jadi diantara masyarakat, mereka ini adalah golongan dengan perbandingan 7:1 hingga 5:1 Diantara rakyat sipil biasa, mrk bisa jadi salahsatu diantara kita, mungkin anda sendiri bahkan mungkin saya. Dengan kualitas yang rendah, pastinya ini menjadi titik lemah bagaimana Clan ini suatu saat akan hancur dari dalam. Bukan dari luar. Wong negatif ketemu negatif ya gak menghasilkan positif, tapi malah super negatif. Keren gak teorinya??
Untuk yang kedua, gak diragukan lagi mereka punya orang2 unggulan didalamnya. Mereka punya “taste!!!”. Seleksi alam sangat berlaku di clan mereka. Orang yang gak bisa bertahan untuk menjadi yang berkualitas, minimal dengan standar yang mereka tetapkan, maka akan tersingkir dengan sendirinya. Dan akhirnya melahirkan generasi2 generasi unggul dengan kemampuan yang diatas rata2. Mereka ini golongan yang sedikit. Ini bisa jadi kelemahan mereka lho.
Antara kedua itu mana sih yang paling bagus? Ya kombinasi keduanya toh?? dengan pembangunan sumberdaya manusia yang berorientasi pada kualitas dengan sistem marketing yang bagus, bisa dipastikan segi kuantitasnya pasti dimiliki juga.
Well, anda golongan yang mana ???







